Jumat, 21 Februari 2020

Danramil 0804/08 Barat Bersama Forkopimca Kartoharjo Hadiri Perpisahan Mahasiswa KKN Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun



Magetan Jawa timur. Danramil 0804/08 Barat Kapten Inf Kiswanto,SE. menghadiri pelepasan Mahasiswa dari Stikes Bakti Husada Mulia Madiun  yang telah melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) selama 30 hari di wilayah Binaan Koramil 0804/08 Barat, bertempat di Pendopo Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan.yang berjumlah 229 mahasiswa.  Jumat (21/02/2020)

Acara tersebut, dilepas oleh Camat Kartoharjo Muryani S,Sos dan disaksikan oleh jajaran Forkopimca Kecamatan Kartoharjo yang hadir pada acara pelepasan dan kegiatan diawali dengan Pembukaan.Menyanyikan bersama lagu Indonesia Raya. Paparan MMD oleh Maya Sri Wulandari perwakilan dari mahasiswa dan Sambutan-sambutan.

Camat Kartoharjo Muryani,S.Sos menyampaikan ucapan terima kasih  kepada seluruh mahasiswa yang telah melaksanakan KKN atas segala masukan saran dalam penyampaian MMD, semoga ke depan apa yg menjadi saran masukan bisa menjadikan Kecamatan Kartoharjo bisa lebih baik dan maju.

Dalam sambutanya Ketua Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Camat Kartoharjo yang telah memberikan waktu dan tempat untuk pelaksanaan KKN Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun dan  harapan ke depan bisa menyambung tali silaturahmi untuk mewujudkan masyarakat yang sehat.

Senentara itu Danramil 0804/08 Barat menyampaikan ucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa atas partisipasinya dan kerjasamanya dalam segala kegiatan yang berada diwilayah kecamata Kartoharjo selama 30 hari ini dan saya juga ucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa selama menjalankan KKN dilapangan menjaga ketentraman dan keamanan pada warga masyarakat sekitar serta menjaga lingkungan masyarakat bertambah bersih, sehat dan nyaman.(R.08)

Kamis, 20 Februari 2020

Koramil 0804/04 Parang Dibantu BPBD Bersama Warga Singkirkan Material Longsor Yang Menimpa Rumah warga



Magetan. Akibat Hujan turun dari Rabu sore  (19/2) hingga Kamis pagi tanah longsor terjadi di Desa Ngunut. Kali ini peristiwa tersebut menimpa rumah milik Parno  45 th dan rumah.Sardi  RT. 10/5 Dk. Dlisem, Ds. Ngunut Kec. Parang. Kamis (20/2/2020)

Informasi dari Danramil  0804/04 Parang Kapten Inf Gunawan, Kamis pagi (20/2) membenarkan kejadian tanah longsor tersebut. Material longsor dengan panjang sekitar 3 meter, dari tebing belakang rumah Parno  dan rumah.Sardi  .

Awalnya,  hujan deras terjadi sejak Rabu hingga Kamis pagi mengguyur Wilayah Parang, Akibatnya material longsor sampai ke tembok rumah bagian belakang dan menyebabkan akses belakang rumah tertutup material longsor.

Usai kejadian itu, kata Kapten Inf Gunawan, unsur TNI dari Babinsa setempat sersama BPBD Magetan dan masyarakat sekitar mendatangi TKP. “Memberikan bantuan pertolongan bahan makanan dan bergotong royong membersihkan material longsor,”pungkasnya. (R.04)

Hadiri Lokakarya Mini Lintas Sektoral, Ini Pesan Babinsa Koramil 0804/01 Magetan


Magetan. Babinsa Koramil 0804-01/Magetan Serma Nyamin menghadiri Lokakarya Mini Lintas Sektoral, merupakan suatu pertemuan antar petugas Puskesmas dengan sektor terkait (lintas sektoral) untuk meningkatkan kerjasama tim, memantau cakupan pelayanan Puskesmas serta membina peran serta masyarakat secara terpadu agar dapat meningkatkan fungsi Puskesmas. Acara yang digelar oleh puskesmas Candirejo di balai Pertemuan Kecamatan Magetan. Kamis (20/02/2020).

Dalam kegiatan Rapat Lokakarya mini lintas sektor UPTD Puskesmas Candirejo dihadiri oleh Camat Magetan Parminto Budi Utomo S.Sos.Map,Dan Ramil 0804/01 Magetan Kapten inf Suparlan,Kapolsek Magetan di wakili Iptu Sudrajat,Kepala Puskesmas Dr.Diana Etikawati,Kepala desa/kelurahan sekec.Magetan,Kepala KUA Bpk.Bani Arosid,PNS kecamatan Magetan.

Serma Nyamin menjelaskan, dalam rapat ini membahas tentang bahaya virus Corona dan cara menghindari serta mencegah agar tidak terinfeksi firus tersebut.

Babinsa Koramil 0804-01 Magetan Serma Nyamin yang ikut dalam acara menyampaikan "Bahwa tujuan lokakarya tersebut adalah tergalangnya kerjasama lintas sektoral dalam rangka pembinaan dan pengembangan peran serta masyarakat secara terpadu.untuk mendapatkan dukungan dan masukan dari lintas sektoral dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat", jelasnya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk jangan ragu memberikan informasi kepada petugas terkait sebagai bahan masukan untuk kemajuan dan kepercayaan masyarakat dalam pelayanan di bidang kesehatan.

Untuk itu perlu dijelasklan manfaat bersama dari upaya pembinaan peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan bagi sektor-sektor yang bersangkutan, pungkas Serma Nyamin. (R 01)

Babinsa Sumberdodol Bantu Program KKN Mahasiswa UNS Bersama PMI Magetan


Magetan. Sudah sebulan lebih atau tepatnya 38 hari mahasiswa dari UNS (Universitas Negeri Sebelas maret) Surakarta ,  berada di Desa Sumberdodol Kec. Panekan. Kedatangan para mahasiswa di wilayah Sumberdodol ini adalah untuk melaksanakan program KKN yang sudah ditetapkan oleh pihak Kampus.

Program2 lapangan yang diterapkan oleh para mahasiswa ini tak luput dari pantauan Pelda Sugiyanto selaku Babinsa setempat. Koordinasi antara Kades Sumberdodol  Karyono , unsur Babinsa , Bhabinkamtibmas dengan Ketua Pok mahasiswa KKN selalu dilakukan bersama.

Pokoknya program apapun yang akan diterapkan dan dilakukan dilapangan  oleh adik2 mahasiswa di Desa Sumberdodol ini , hendaknya disampaikan kepada aparat kewilayahan dan saya siap untuk membantu , “tutur Pelda Sugiyanto”  

Berbagai program mulai dari Pembersihan jalan dan pembuatan bak sampah ,  Penghijauan dan penanaman bunga , Perbaikan dan pengecatan Poskamling dll , sudah terlaksana dgn baik. Termasuk pada hari ini, mahasiswa KKN bekerja sama dengan PMI Kab. Magetan mengadakan kerjasama program donor darah.

Peran Babinsa pun , ikut diminta untuk memberikan sosialisasi dan menghimbau  kepada warga masyarakat Desa Sumberdodol , untuk bersedia mendonorkan sedikit darahnya untuk kemanusiaan. Alhasil pelaksanaan donor darah yang dilaksanakan di Balaidesa Sumberdodol berlangsung cukup rame , walaupun masih ada beberapa orang yang terlihat masih takut diambil darahnya. (R.03)