Senin, 04 November 2019

Kapten Inf Kuncoro Subekti Hadiri Kampanye Germas Penanggulangan Stunting Menggunakan Media Tradisional


Magetan  -  Kapten Inf Kuncoro Subekti Danramil 0804/03 Panekan hadiri Pagelaran seni kampanye gerakan masyarakat dengan Tema  “ Cegah Stunting Itu penting.” dengan narasumber Dra, Furiana Kartini Plt Ka dinkes kab. Magetan  menggunakan  media tradisional sebagai penanggung jawab Dnas kesehatan Propinsi Jatim  bertempat dilapangan desa Cepoko kec. Panekan, kab. Magetan. Minggu malam, (3/11/19).

Hadir pula pada acara tersebut Plt Ka dinkes kab. Magetan Dra, Furiana Kartini mewakili ka dinkes propinsi Jatim, Forkopimca Panekan, kepala puskesmas panekan, babinsa serda Maryadi, Babinkamtibmas, kades sekecamatan panekan serta masyarakat  desa cepoko dan sekitarnya.

Dengan tujuan umum meningkatkan perubahan perilaku  kesehatan masyarakat melalui media panggung terbuka sosialisasi kesehatan masyarakat dan tujuan khusus meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan yaitu cukup gizi lengkapi imunisasi dan perbaiki sanitasi untuk membangun generasi sehat Indonesia unggul. agar timbul keinginan masyarakat untuk berperilaku sehat dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang upaya pencegahan stunting.

Dalam sambutannya Plt ka dinkes kab. Magetan menyampaikan peran promosi kesehatan dalam menyampaikan informasi seluruh program kesehatan sangat besar melalui berbagai media. Terutama pencegahan stunting prioritas kesehatan masyarakat

Stunting sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita karena kekurangan gizi kronik yang menyebabkan anak lebih pendek jika dibandingkan usianya pada 1000 hari pertama kesehatan. Selain itu stunting juga disebabkan oleh pola asuh, imunisasi dan kesehatan lingkungan.

Upaya penurunan stunting dapat di lakukan melalui intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif yang membutuhkan kerja sama lintas program maupun lintas sektor beserat seluruh komponen masyarakat dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi.

Kesenian media tradisional campursari  yang digelar dalam rangka acara hari kesehatan Nasional , disamping dapat dinikmati sebagai hiburan juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan dan pada akhirnya muncul keinginan  masyarakat untuk berperilaku hidup  tetap sehat dan memahami upaya mencegah terjadinya stunting di lingkungan masyarakat. "pungkas Dra Furiana Kartini." ( R. 03)

Hadir Ditengah Warga Dalam Suka Maupun Duka Merupakan Salah Satu Bentuk Hubungan Emosional Antara TNI-Rakyat



Magetan Jawa Timur. Salah satu bentuk kepedulian dan rasa empati  Kodim 0804/Magetan terhadap warga binaan adalah dengan mendatangi kegiatan suka dan duka. Diantara bentuk kepedulian terhadap warga binaan yang mengalami musibah kematian adalah ikut melaksanakan takziah, dengan takziah diharapkan bisa lebih dekat dengan warga dan bisa merasakan kesedihan warga binaan yang terkena musibah.

Seperti yang dilakukan Pasiter dan Pasi Intel Kodim 0804/Magetan ketika menyampaikan turut bela sungkawa kepada salah satu warganya yang meninggal dunia di kelurahan Parang, Kab. Magetan. Senin(4/11/2019)

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sebagai aparat komando kewilayahan terhadap warga binaanya, selain memberikan dukungan moril kepada keluarga juga sebagai sarana untuk berinteraksi dengan warga masyarakat sekitar.

Empati yang ditunjukkan tersebut mendapatkan apresiasi yang cukup baik dari warga masyarakat karena kepedulian anggota Kodim 0804/Magetan tersebut dapat membangun terus Komunikasi Sosial dan Kedekatan dengan warga di desa binaannya sehingga dapat tercipta kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

Pasiter Kodim 0804/Magetan Kapten Inf Misran mengatakan bahwa dengan ikut takziah berbela sungkawa di warga binaan, merupakan salah satu bentuk hubungan emosional antara TNI dengan warga masyarakat, serta sebagai sarana untuk lebih dekat dengan masyarakat guna memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat. “sebagai bentuk nyata kehadiran TNI ditengah-tengah masyarakat baik pada saat suka maupun duka di harapkan dapat memberi semangat pada keluarga yang ditinggalkan dalam menghadapi musibah” ungkapnya. (Pen/0804)

Minggu, 03 November 2019

Forkopimca Karas Bersinergi Mendukung Kesinambungan Pembangunan Di Desa Botok


Magetan – Anggota Forkopimca dengan Kompak dan bersinergi menghadiri Musyawarah Desa tentang penetapan RKPDes tahun anggaran 2020, acara musyawarah tersebut dilaksanakan di balai desa Botok Kecamatan Karas Kabupaten Magetan.

Rencana Kerja Pembangunan Desa yang disingkat (RKP-Desa) adalah dokumen rencana untuk program kerja dalam 1 (satu) tahun dan merupakan penjabaran dari rencana pembangunan jangka menengah yang memuat rancangan kerangka ekonomi desa, dengan mempertimbangkan kerangka pendanaan yang dimutahirkan, program prioritas pembangunan desa, rencana kerja , baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah desa maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat dengan mengacu kepada Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan rencana pembangunan jangka menengah desa.

Kegiatan Musyawarah Desa yang mengadirkan jajaran Forkopimca,lembaga desa dan masyarakat ini untuk menyepakati Rencana Kerja Pembangunan Desa anggaran tahun 2020 yang di rencanakan tahun 2019. dalam proses untuk melahirkan rencana kerja pembangunan yang betul betul dibutuhkan masyarakat. Pemerintah desa Botok bekerja sama dengan seluruh masyarakat dalam melaksanakan tahap demi tahap perencanaan pembangunan desa yang berkesinambungan.

Disela-sela sambutannya Komandan Koramil 07 Karangrejo Kapten.Inf.Arif W menyampaikan pesan dan himbauan agar dalam penyusunan Rencana Kerja Pembanguan Desa Tahun Anggaran 2020, tetap berpegang sesuai dengan aturan aturan yang sudah berlaku, sehingga anggaran dana yang telah disepakati bersama betul betul digunakan untuk pembangunan Desa agar nantinya hasil pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Desa Botok." Tuturnya.

Di samping itu warga masyarakat berhak mengawal ataupun mengawasi program program kerja pembangunan desa agar berjalan lancar sesuai dengan waktu dan anggaran yang sudah di tetapkan". Tutupnya. (R- 07)

Sabtu, 02 November 2019

Magetan Berdzikir di Lapangan Kelurahan Rejosari Kawedanan Dihadiri Ribuan Warga


Magetan. Ribuan masyarakat padati lapangan Kelurahan Rejosari Kecamatan Kawedanan dalam acara Magetan Berdzikir bersama Drs. KH. Ali Shodiqin atau sering kita kenal dengan  (Gus Ali Gondrong) dengan istilah slogannya “Mafia Sholawat” dari Semarang. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Magetan yang ke 344 , Jumat (1/11/2019) malam.

Magetan Berdzikir dihadiri oleh Bupati Magetan Prof Drs H Suprawoto SH , Dandim 0804/ Magetan di wakili Pasi Intel Kodim 0804 Kapten Arm Koerudin , Kapolres Magetan AKBP M Riffa'i SH. Sik MH , Danramil 0804/10 Kawedanan Kapten Caj Jemani , Camat Kawedanan Bpk Samsi Hidayat Sos Msi , Kapolsek Kawedanan AKP Sukono , Direktur Bank Eka Dharma Bpk Suyatno SE.MM , General Manager PG Rejosari Ir Rahadi Kuncoro ,  Tokoh Agama / para ulama sekabupaten Magetan dan masyarakat penggemar Mafia Sholawat dari berbagai penjuru. Magetan Berdzikir diselenggarakan dalam rangka  Hari jadi Kabupaten Magetan yang ke 344.

Bupati Magetan Prof Drs H Suprawoto SH menyampaikan , momen ini juga sebagai upaya mewujudkan kebersamaan menuju Magetan yang damai.

Magetan Berdzikir dipimpin oleh guru besar Mafia Sholawat, KH Muhammad Ali Shodiqin atau yang disapa akrab Gus Ali. "Semoga dengan berdzikir bersama menyejukkan hati, mewujudkan Magetan yang damai dan tentram serta senantiasa terhindar dari berbagai musibah," tutur Bupati Prof Drs H Suprawoto SH , saat membuka acara Magetan Berdzikir.

Lagu-lagu kebangsaan pun dinyanyikan bersama seluruh jamaah usai sambutan Bupati. Suasana area lapangan bola Rejosari dipenuhi oleh para jemaah. Gus Ali pimpin Doa dan Dzikir bersama dengan gaya khasnya.Sejumlah lagu pun dinyayikan bersama para jamaah dan seluruh masyarakat yang berada di sekitar lapangan Kelurahan Rejosari.

Drs. KH. Ali Shodiqin atau sering kita kenal dengan  (Gus Ali Gondrong) dalam penyampaian isi pengajian tersebut lebih menekankan bahwa semua muslim harus mempunyai kemauan untuk sukses  dan mengajak semua muslim harus mencintai NKRI, karena dengan cinta kepada Negara merupakan bagian dari pada iman seseorang.

”Mari kita menyatukan pikiran dan hati dengan bersholawat secara istiqomah dan penuh kesadaran, Karena membaca Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW merupakan sunnah yang diajarkan oleh Beliau dan merupakan perintah langsung dari Alloh SWT. Maka dari itu, hendaknya kita tidak mengabaikan amalan ini karena faedah atau keutamaannya sangatlah besar.” kata Gus Ali Gondrong. (R10)

Koramil 0804/08 Barat, Membentuk Karakter Para Generasi Muda Yang Tangguh Dan Berdisiplin


Magetan Jawa timur. Jumat (01/11/2019)- Sebagai satuan Komando Kewilayahan yang berada di  Kodim 0804/Magetan selain tugas pokok juga memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan pembinaan dan latihan kepada anggota pramuka Saka Wira Kartika.

Seperti yang dilakukan jajaran Koramil 0804/08 Barat ini setiap hari Jumat melaksanakan kegiatan pembinaan generasi muda melalui Pramuka Saka Wira Kartika di SMKN 1 Kartoharjo. Terlihat beberapa personil Pramuka Saka Wira Kartika binaan Koramil 0804/08 Barat ini melaksanakan latihan pengenalan berbagai macam Sandi/ Morse dengan penuh antusias dan semangat yang tinggi.

Adapun tujuan dari kegiatan ini untuk menjadi bekal  dimasa yang akan datang serta untuk membentuk karakter para generasi muda yang tangguh agar dapat solid dalam bekerjasama, ulet serta disiplin yang tinggi dan  cinta tanah air.(R.08)